SUKOHARJO – Di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, sejumlah sasaran pembangunan dikerjakan secara bersamaan. Mulai dari pembangunan talut, weremisasi jalan, rehabilitasi masjid, hingga bedah rumah milik Margono. Semua pekerjaan berjalan dengan semangat gotong royong yang melibatkan TNI, Polri, dan warga.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menilai kekompakan menjadi modal terbesar dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran. Menurutnya, setiap unsur memiliki peran yang sama penting sehingga pekerjaan lebih efektif dan target dapat dicapai sesuai jadwal.
Kepala Desa Parangjoro Hardiman, S.H., menyebut perkembangan pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen. Ia optimistis kebersamaan yang terjalin akan terus hidup di tengah masyarakat meskipun seluruh sasaran sudah rampung.
Rusmanto, warga setempat, mengaku suasana seperti ini jarang ia rasakan. Menurutnya, gotong royong yang biasanya hanya diikuti masyarakat kini lebih bermakna karena anggota TNI dan Polri ikut bekerja. Baginya, kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah.
Pemandangan di lokasi memperlihatkan tumpukan batu, adonan semen, dan material bangunan menyatu dengan seragam loreng, seragam kepolisian, serta pakaian sederhana warga tanpa jarak. Pekerjaan terasa lebih ringan karena semangat saling membantu.(Red/Cn)
