TNI AD

Makodam XXII/TB Gelar Maulid Nabi, Pangdam Serukan Loyalitas dan Disiplin Prajurit

PALANGKA RAYA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di lingkungan Kodam XXII/Tambun Bungai dimanfaatkan untuk memperkokoh moral serta spiritual prajurit dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan bertempat di Masjid Baitul Kholiq Makodam XXII/TB, Palangka Raya, Rabu (9/9/2026). Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi, dilanjutkan sambutan Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zaenul Arifin, S.A.P., M.Sc., ceramah dan tausiyah hikmah Maulid oleh Ust. H. Muhammad Al Ghifari, S.Sos.I., serta ditutup dengan doa.

Sejumlah pejabat Kodam XXII/TB hadir, termasuk Kasdam XXII/TB Brigjen TNI Sugiyono, M.Si., Irdam XXII/TB Brigjen TNI Triwahyu Mutaqin Akbar, S.Sos., Kapoksahli Pangdam XXII/TB Brigjen TNI Budhi Utomo, S.I.P., para Asisten, Pamen Ahli, Dan/Kabalakdam XXII/TB, Persit KCK PD XXII/TB beserta pengurus, serta prajurit dan PNS Kodam XXII/TB.

Pangdam XXII/TB dalam sambutannya mengajak prajurit dan PNS meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas, menyoroti nilai kejujuran, amanah, disiplin, dan kepedulian sebagai landasan pengabdian.

Ia juga menekankan perlunya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sejalan dengan tema peringatan, “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI PRIMA dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.”

Menurut Mayjen TNI Zaenul Arifin, pengabdian prajurit tidak hanya ditopang kemampuan profesional, tetapi juga membutuhkan moral, integritas, dan keteguhan sikap. Oleh karena itu, ia meminta setiap prajurit mempertahankan disiplin dan loyalitas serta melaksanakan tugas sesuai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di lingkungan Kodam XXII/TB menjadi wahana untuk mengenang teladan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan berlandaskan keimanan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Kodam XXII/TB berkomitmen untuk menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian penguatan moral dan spiritual prajurit serta PNS, sehingga semangat pengabdian semakin kuat dan hubungan TNI dengan rakyat semakin kokoh mendukung kepentingan bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *