ACEH JAYA – Sebanyak 2.617 penerima manfaat tercatat dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan SPPG Aceh Jaya Jaya Leupe di Desa Leupe, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (27/10/2026). Penyaluran ini mencakup peserta didik dari tingkat sekolah dasar hingga menengah, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan.
SPPG yang berada di bawah naungan Yayasan Kurnia Jaya Abadi tersebut beralamat di Jalan Meulaboh–Banda Aceh, Desa Leupe. Operasionalnya didukung oleh Kepala SPPG Khairul Muslim, S.Hum., ahli gizi Alfi Tiarisma, S.Tr.Gz., dan akuntan Darnisah, S.E. Pelaksanaan layanan menjangkau sejumlah sekolah dan desa di wilayah Kecamatan Jaya.
Menu yang disiapkan untuk penerima manfaat terdiri atas nasi putih, telur mata sapi balado, tempe goreng, tumis labu air, dan buah pisang. Susunan menu tersebut mencakup makanan pokok, lauk, sayuran, serta buah sebagai bagian dari penyediaan makanan dalam program MBG.
Berdasarkan laporan operasional, penerima dari kelompok SD/MI kelas 1–3 berjumlah 420 orang, sedangkan kelas 4–6 sebanyak 389 orang. Untuk tingkat SMP/MTs tercatat 420 penerima dan SMA/SMK/MA sebanyak 768 penerima. Selain peserta didik, penyaluran mencakup 206 balita, 123 ibu hamil dan ibu menyusui, serta 267 guru dan tenaga kependidikan. Laporan juga mencantumkan 22 untuk uji organoleptik dan dua sampel.
Penyaluran kepada peserta didik menjangkau SD Negeri 1, SD Negeri 2, SD Negeri 7, SD Negeri 8 Jaya, dan MIN 1 Aceh Jaya. Pada tingkat menengah, penerima berasal dari SMP Negeri 3 Jaya, SMP Negeri 4 Jaya, MTsN 2 Aceh Jaya, SMA Negeri 1 Jaya, MAS Lamno, dan SMK Mudi. Sementara itu, layanan bagi balita serta ibu hamil dan menyusui mencakup sejumlah desa, antara lain Meutara, Meunasah Serba, Pante Keutapang, Lamme, Meunasah Weh, Pasar Lamno, Leupe, Bak Paoh, Gle Putoh, Lam Asan, dan Sango.
Cakupan penerima yang tersebar di sekolah dan desa tersebut memperlihatkan jangkauan layanan MBG di wilayah Jaya. Pelaksanaan program ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi kelompok sasaran, dengan pendistribusian makanan yang disesuaikan berdasarkan data penerima manfaat.(0114).
