BONE – Sebelum diresmikan, pembangunan jembatan gantung di Desa Tadangpalie ditandai dengan doa bersama dan tahlilan oleh Satgas TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone serta masyarakat pada Kamis (13/08/26) sebagai bentuk syukur atas rampungnya pekerjaan.
Doa bersama berlangsung di lokasi, tepat di atas jembatan yang telah selesai dikerjakan. Suasana khidmat tampak saat personel Satgas TMMD dan masyarakat duduk bersama memanjatkan doa atas selesainya salah satu sasaran fisik TMMD ke-129.
Kegiatan tahlilan ini dimaknai sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar jembatan yang dibangun lewat program TMMD memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi akses penghubung yang aman yang memudahkan aktivitas warga.
Jembatan gantung tersebut memiliki panjang 60 meter dan lebar 1,50 meter, termasuk salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-129 di Kecamatan Sibulue.
“Doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT karena pembangunan jembatan dapat diselesaikan dengan baik. Semoga jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan dapat dirawat serta dijaga bersama,” ujar Danramil 13/Sibulue Kapten Inf. Usman.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan itu tak terlepas dari kerja sama dan gotong royong antara Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Ini adalah hasil kebersamaan. Semoga apa yang telah kita bangun bersama dapat menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat Desa Tadangpalie,” pungkasnya.
