SUKOHARJO – Menjelang penutupan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, bunyi bilah saron dan ketukan gamelan mulai mengalun, memberi warna seni pada persiapan acara penutupan.
Sejumlah anggota Satgas tampak duduk di atas tikar, merapikan perangkat gamelan yang akan dipakai dalam rangkaian kegiatan penutupan.
Instrumen gamelan diperiksa dan disusun satu per satu, mencakup saron, gong, dan kenong, untuk memastikan seluruh peralatan berada dalam kondisi siap pakai.
Kehadiran musik tradisional itu memberi sentuhan berbeda pada kegiatan yang selama ini identik dengan pembangunan fisik; gamelan menjadi penanda hubungan antara kegiatan dan keberlangsungan budaya lokal.
Penataan perangkat gamelan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan tiap instrumen agar dapat digunakan sebagaimana mestinya. Rangkaian persiapan berlangsung pada Rabu (12/8/2026), menjelang acara penutupan. Gamelan akhirnya berperan bukan hanya sebagai perangkat musik, tetapi sebagai ruang bagi budaya lokal untuk tetap hadir di tengah pembangunan dan kehidupan masyarakat modern.(Red/Cn).
