BATOLA – Di Desa Tamban Bangun, tumpukan material hitam memenuhi badan jalan ketika warga dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala meratakan dan memadatkannya pada Minggu (9/8/2026).
Aktivitas melibatkan penurunan material, perataan manual dengan sekop, pembasahan permukaan, dan pemadatan menggunakan alat khusus secara bergiliran.
Proyek peningkatan badan jalan meliputi panjang 1.650 meter, lebar 3,5 meter, dan ketebalan 15 sentimeter. Sampai hari ke-25 TMMD, panjang yang ditangani mencapai 1.567,5 meter atau 95 persen, sehingga masih tersisa 82,5 meter untuk mencapai sasaran fisik penuh.
Perbaikan ini mengubah kondisi akses bagi masyarakat Tamban Bangun. Jalur yang semula menantang kini mulai layak untuk lalu lintas menuju permukiman dan lahan pertanian, memudahkan pengangkutan hasil kebun dan aktivitas kendaraan sehari-hari.
Dan SSK TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, Kapten Cke (K) Hannah, menegaskan fokus pada penyelesaian bagian yang tersisa dan pemadatan merata material yang sudah digelar. “Kami tidak hanya mengejar angka persentase. Bagian jalan yang sudah dikerjakan harus dipastikan padat dan siap digunakan masyarakat,” ujarnya.
Material diturunkan dari kendaraan, diratakan manual, dibasahi, kemudian dilintasi alat pemadat sehingga penyelesaian berlangsung bertahap mengikuti kondisi tiap bagian. Pada Minggu, 9 Agustus 2026, capaian peningkatan badan jalan tercatat 95 persen, menyisakan bagian kecil yang krusial agar akses di Desa Tamban Bangun tersambung dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga.(1005).
